Universitas Matana

KULIAH UMUM FISIKA MEDIS KE BATAN

Diposkan pada 02 Mei 2018



Program Studi Fisika Medis kembali melakukan kunjungannya ke Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) pada hari Rabu, 11 April 2018. Kali ini, 26 Mahasiswa didampingi 3 Dosen dari Prodi Fisika Medis berkesempatan mengunjungi salah satu Pusat BATAN di Kawasan Puspitek, Tangerang Selatan, yaitu Pusat Rekayasa Fasilitas Nuklir (PRFN) BATAN. Pada kawasan ini, Kepala Program Studi Fisika Medis, Drs. Tumpal Pandiangan, M.T., M.Kom., juga pernah bekerja menjadi salah satu peneliti di Pusat Teknologi Keselamatan Reactor Nuklir (PTKRN) BATAN. Selain menerima kuliah umum dari pakar di sana, mahasiswa juga melihat berbagai instrumen Fisika Medis yang tersedia di PRFN BATAN.

Sekitar pukul 9.00, rombongan dari Prodi Fisika Medis Universitas Matana tiba di PRFN dan diberikan tanda pengenal untuk memasuki Gedung PRFN BATAN. Mahasiswa dan Dosen disambut baik oleh pihak PRFN BATAN di Gedung 71 PRFN BATAN. Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala PRFN BATAN Serpong, Dr. Ir. M. Dhandhang Purwadi, M.T. dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Prodi Fisika Medis Universitas Matana, Drs. Tumpal Pandiangan, M.T., M.Kom. Setelah prosedur keamanan dijelaskan, materi kuliah umum selanjutnya dibawakan oleh Bapak Kepala PRFN BATAN sendiri, Dr. Ir. M. Dhandhang Purwadi, M.T. dengan tema "Aplikasi Rekayasa Nuklir dalam Fisika Medis".

Kuliah umum diawali dengan penjelasan manfaat nuklir di berbagai bidang kehidupan masyarakat, salah satunya adalah untuk sterilisasi berbagai materi seperti makanan dan juga alat kesehatan. Cara ini dianggap efektif dan efisien untuk sterilisasi makanan serta menghidari penggunaan zat-zat berbahaya seperti pengawet yang berbahaya bagi manusia. PRFN BATAN juga memiliki gedung yang disebut Iradiator Gamma Merah Putih untuk melakukan metode sterilisasi ini, dan bahkan dipercaya untuk mensterilkan berbagai produk dari perusahaan swasta. Berbagai aplikasi nuklir di bidang Fisika Medis juga dijelaskan dalam kuliah umum ini. PRFN BATAN sendiri memilki berbagai instrumen di bidang fisika medis mulai dari Renograf, Pencacah Radioimmunoassay (RIA), Gamma Counter, X-Ray Fluoresence, mamografi, dan kanker serviks yang juga diperlihatkan pada mahasiwa ketika kunjungan ke Laboratorium Fisika Medis PRFN BATAN. Tak lupa, mahasiswa juga diajak untuk mengunjungi laboratorium untuk pengolahan limbah nuklir.



Untuk selanjutnya, PRFN BATAN terbuka menerima mahasiswa dari Prodi Fisika Medis Universitas Matana untuk melakukan kerja praktek atau penelitian di PRFN BATAN. Penggunaan alat tetap harus dilakukan oleh para ahli/pakar di BATAN, karena perlu mengikuti SOP dan memerlukan pemahaman dan keahlian dari pakar instrumen tersebut. Akan tetapi, mahasiswa tetap berkesempatan belajar dan ikut membantu penelitian yang ada di PRFN BATAN untuk mendapatkan pengetahuan praktis berkenaan dengan penggunaan nuklir dan instrumentasinya di bidang Fisika Medis.


Share Info :

LATEST POST

120x70

Apresiasi Terhadap Aparat Keamanan oleh

19 Juli 2018



120x70

Menjadi Investor Muda di Pasar Modal, Me



120x70

Seminar Rancangan Web Informasi KTLH San

28 Mei 2018



120x70

Pentingnya Digital Marketing untuk start

22 Mei 2018



120x70

KULIAH UMUM FISIKA MEDIS KE BATAN

02 Mei 2018




LIKE US ON FACEBOOK