Tangerang, Indonesia (6–7 Februari 2026) — Matana University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan dan kesehatan global melalui kolaborasi internasional bersama Ateneo School of Medicine and Public Health (ASMPH) dalam penyelenggaraan 3rd Asian Functional Medicine Conference yang berlangsung pada 6–7 Februari 2026 di Ateneo Rockwell Campus Auditorium, Makati City, Filipina, dan secara online melalui Zoom.
Mengusung tema “Energizing Health: Mitochondria, Circadian Rhythms, and the HPA Axis through the Lifespan”, konferensi ini menjadi wadah strategis bagi para akademisi, klinisi, peneliti, dan praktisi kesehatan dari berbagai negara di Asia untuk berdiskusi dan berbagi wawasan terkini mengenai pendekatan functional medicine yang holistik, berbasis sains, dan berorientasi pada pencegahan serta keberlanjutan kesehatan.
Kolaborasi antara Matana University dan ASMPH menandai langkah penting dalam memperkuat jejaring akademik lintas negara, khususnya dalam bidang kesehatan integratif dan pendidikan kedokteran. Konferensi ini merupakan kelanjutan dari dua penyelenggaraan sebelumnya yang berhasil menjaring ratusan peserta baik secara luring maupun daring, serta mendapat respons positif dari komunitas medis dan akademik internasional.
Rektor Matana University, Franky Jamin, FCCA, CGMA, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan kesehatan global. “Konferensi ini bukan sekadar forum pertukaran pengetahuan, tetapi sebuah ajakan untuk berpikir sistemik dan menata ulang masa depan layanan kesehatan yang lebih berdaya tahan, seimbang, dan berkelanjutan. Matana University merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Ateneo School of Medicine and Public Health dalam mendorong pendekatan functional medicine yang relevan bagi tantangan kesehatan lintas generasi,” ujarnya.
Melalui rangkaian kuliah ilmiah, diskusi panel, workshop interaktif, dan sesi berbasis studi kasus, konferensi ini mengangkat keterkaitan penting antara fungsi mitokondria, ritme sirkadian, dan sumbu HPA (Hypothalamic–Pituitary–Adrenal) dalam memengaruhi energi, ketahanan tubuh (resilience), dan kesehatan manusia sepanjang rentang kehidupan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan menerjemahkan temuan ilmiah terbaru ke dalam praktik klinis yang aplikatif dan berdampak nyata bagi pasien.
Sebagai mitra institusi, Matana University berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan konferensi, termasuk dalam aspek akademik, publikasi, serta penguatan jejaring internasional. Keterlibatan ini sejalan dengan visi Matana University untuk menjadi institusi pendidikan tinggi yang berorientasi pada inovasi, riset, dan pengembangan pemimpin masa depan di bidang kesehatan dan ilmu interdisipliner.
Partisipasi Matana University dalam konferensi ini juga menjadi bentuk komitmen dalam memperluas kontribusi Indonesia di kancah akademik internasional, sekaligus membuka peluang kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan program bersama dengan institusi global terkemuka.
Melalui kerja sama strategis ini, Matana University dan ASMPH berharap dapat terus mendorong dialog ilmiah yang bermakna, memperkuat praktik kesehatan berbasis bukti, serta berkontribusi dalam membangun komunitas yang lebih sehat dan berdaya tahan di tingkat regional maupun global.
Matana University
Real World Learning Experiences