Jakarta — Matana University menegaskan komitmennya dalam mendorong kesiapan sumber daya manusia (SDM) Indonesia menghadapi era digital dan Artificial Intelligence (AI) melalui partisipasi aktif dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Yayasan Darma Talenta Nusantara di Hotel Grand Sahid Jaya.
Forum strategis ini mempertemukan pemangku kebijakan, pakar industri global, serta akademisi untuk merumuskan peta jalan pengembangan SDM Indonesia agar mampu bersaing di tengah percepatan transformasi teknologi. Salah satu panelis dalam seminar ini adalah Prof. Bramantyo Djohanputro, Ph.D., MBA, QIA, CRMP, CRGP, Rektor Matana University, yang menekankan pentingnya kesiapan institusi pendidikan tinggi dalam mencetak talenta yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan.
“Di era AI, pendidikan tinggi tidak hanya berperan sebagai penyedia ilmu, tetapi juga sebagai akselerator kompetensi yang memastikan lulusan siap menghadapi dinamika global,” ujar Prof. Bramantyo.
Keterlibatan Matana University dalam forum ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pendidikan yang responsif terhadap perubahan zaman. Seminar ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan akademisi, termasuk Prof. Dr. H. Bomer Pasaribu, Prof. H. Harry Madya Hasjim Noemana, serta Dedeh Sri Mulyani. Diskusi dipandu oleh Dwight George Nayoan.
Matana University turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk jajaran pengurus Yayasan Darma Talenta Nusantara dan para mitra strategis. Melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan, Matana University optimistis talenta Indonesia tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi pemimpin dalam era transformasi global berbasis teknologi.
Matana University
Creating Value, Driving Impact