Tangerang, 27 Februari 2026 — Pada siang hari ini, Triandi Pradana, S.Tr.Par., M.Par., CBEc. (Tour.), selaku Ketua Program Studi Pariwisata Matana University, mewakili Program Studi Pariwisata Matana University sebagai pembicara dalam kegiatan Round Table Discussion dengan tema Sustainable Tourism. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa aktif Program Studi Pariwisata dari Universitas Atma Jaya.
Dalam pemaparannya, Triandi Pradana membahas implementasi konsep pariwisata berkelanjutan melalui studi kasus kawasan masyarakat adat Baduy. Beliau menjelaskan bagaimana kearifan lokal, pembatasan kunjungan, serta aturan adat yang dijaga oleh masyarakat Baduy menjadi contoh nyata praktik sustainable tourism berbasis komunitas. Pendekatan tersebut menunjukkan keseimbangan antara pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan manfaat ekonomi yang terkontrol bagi masyarakat lokal.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa pariwisata berkelanjutan tidak hanya berbicara mengenai keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menghormati nilai sosial dan budaya masyarakat setempat. Mahasiswa sebagai calon praktisi industri pariwisata diharapkan mampu memahami sensitivitas budaya serta menerapkan prinsip tanggung jawab dalam setiap perencanaan dan pengelolaan destinasi wisata.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari mahasiswa terkait tantangan pengelolaan destinasi adat, batas daya dukung wisata, serta peran pemerintah dan akademisi dalam menjaga keberlanjutan kawasan seperti Baduy.
Partisipasi ini menjadi wujud komitmen Program Studi Pariwisata Matana University dalam memperkuat kolaborasi akademik serta mendorong pengembangan keilmuan pariwisata yang berorientasi pada keberlanjutan dan pelestarian budaya lokal.
Matana University
Real World Learning Experiences