Mengusung tema "Be a Next-Gen Accountant: Leading with AI, Trust and Sustainability", forum ini menghadirkan CEO CPA Australia Chris Freeland AM serta dua pimpinan PwC Indonesia.
Program Studi Akuntansi Universitas Matana bersama dengan 3 mahasiswa ke CPA Australia BRIGHT Jakarta 2026 pada 9 Oktober di WTC 3, Sudirman, Jakarta. Universitas Matana tercatat sebagai salah satu universitas peserta yang telah dikonfirmasi oleh CPA Australia.
BRIGHT Jakarta tahun ini mengangkat tema "Be a Next-Gen Accountant: Leading with AI, Trust and Sustainability". Tema ini menyoroti tiga tuntutan baru bagi akuntan masa depan: memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), menjaga kepercayaan publik, dan berperan dalam agenda keberlanjutan.
Acara ini menghadirkan tiga pembicara utama:
1. Chris Freeland AM, Chief Executive Officer CPA Australia
2. Adi Pratikto, Human Capital Leader and Partner, PwC Indonesia
3. Yanuar Tedjawidjaja, Deals Advisory Director, PwC Indonesia
BRIGHT, singkatan dari Bringing the Future of Accounting to Universities, adalah program CPA Australia yang mempertemukan mahasiswa dan akademisi dengan praktisi industri. Sejak diluncurkan di Pulau Jawa pada 2024, program ini telah menjangkau lebih dari 50 universitas. Materinya membahas peran akuntan di bidang keuangan, sumber daya manusia, ESG, dan digitalisasi.
"Profesi akuntan sedang berubah dengan cepat. AI mulai mengambil alih pekerjaan rutin, sementara tuntutan atas integritas dan pelaporan keberlanjutan terus meningkat. Melalui BRIGHT, mahasiswa kami mendengar langsung dari pimpinan CPA Australia dan PwC tentang kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Ini sejalan dengan komitmen kami menyiapkan lulusan yang melek teknologi dan teguh memegang etika profesi," ujar Florencia Irena Lawita, Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Matana.
Matana University
Creating Value, Driving Impact